Identifikasi Aset Pemkot Mendesak Dilakukan

Identifikasi Aset Pemkot Mendesak Dilakukan

Semarang, semarang.pks.id – Rekomendasi DPRD Kota Semarang yang sudah di bahas oleh Pansus telah di Perda kan melalui sidang Paripurna (25/7). Rekomendasi DPRD ini terkait hasil LHP BPK terhadap Laporan APBD tahun 2015 yang memberikan predikat “wajar dengan pengecualian”. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Agung Budi Margono  mengungkapkan setelah mewujudkan dalam bentuk Perda, maka rekomendasi DPRD ini harus dilaksanakan oleh Pemerintah Kota, diantaranya adalah perbaikan pengelolaan aset.

Dalam penilaian LHP BPK disebutkan bahwa pengelolaan aset kota semarang yang kurang baik. Maka salah satu catatan penting dalam rekomendasi adalah perbaikan pengelolaan aset. “Yang paling krusial dan harus segera adalah melakukan perbaikan seluruh aset pemerintah kota, penelusuran, pencatatan, sertifikasi kepemilikan dan kelembagaan pengelola aset. Karena sudah di Perda kan, berarti rekomendasi DPRD ini harus segera ditindak lanjuti”, ungkap politisi PKS ini.

Agung menambahkan bahwa tujuan dilakukan pengelolaan aset ini supaya meminimalisir kasus seperti terjadinya aset yang hilang dapat dihindari. “Pengelolaan aset ini bertujuan agar potensi hilangnya aset dapat dihindari,” jelasnya.

Selain pengelolaan aset, beberapa rekomendasi lainnya diantaranya adalah memperbaiki manajemen keuangan agar serapan anggaran semakin baik. Karena di APBD tahun 2015 sisa anggaran APBD yang tidak terserap masih tinggi hingga mencapai 1,1 Trilliun rupiah. Dalam rekomendasi itu juga di tekankan agar pemerintah kota Semarang bisa memperbaiki  predikat “wajar dengan pengecualian”, menjadi “wajar tanpa pengecualian” dalam LHP BPK di tahun selanjutnya. (rth)

Leave a Reply