PKS Banyumanik Bagi Tips Bangun Kemesraan Dengan Pasangan

PKS Banyumanik Bagi Tips Bangun Kemesraan Dengan Pasangan

Semarang, DPC PKS Kecamatan Banyumanik Kota Semarang mengadakan acara parenting yang bertemakan “Merajut Cinta Bersama Menuju Surga” yang diadakan di Balai RW Banyumanik (6/12). Kegiatan ini merupakan acara untuk meningkatkan kualitas hubungan suami istri dalam rangka membangun keluarga yang sehat. Acara diikuti oleh masyarakat dan juga kader simpatisan yang datang berpasangan suami dan istri.

Sebagai pembicara dalam acara ini adalah Indra Budi Legowo yang merupakan penggerak Komunitas Hebat yang fokus dibidang pendidikan keluarga dan anak. Dalam materinya, Indra mengatakan, banyak keluarga yang tidak memiliki visi dalam berkehidupan berumah tangga, sehingga jika ada persoalan yang kecil bisa menjadi persoalan yang besar, padahal sebenarnya persoalan tersebut bukan persoalan yang dapat merusak visi dalam berkeluarga. “Mungkin banyak pasangan meskipu sudah bertahun-tahun berkeluarga namun sebenarnya belum tahu, sebenarnya visi berkeluarga itu apa, hanya menjalankan rutinitas dalam berkeluarga,” Terang Indra. Dalam kesempatan ini, Indra juga memberikan tips-tips bagaimana menjaga kemesraan bersama istri dan anak.

Ketua Seksi Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPC PKS Kecamatan Banyumanik Halimah Fida mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya dalam rangka memperkuat ketahanan keluarga kader, simpatisan dan pendukung. Karena keluarga merupakan elemen terkecil namun menentukan bagi kemajuan masa depan peradaban bangsa. “Keluarga merupakan lingkungan terkecil, namun terkadang persoalan-persoalan kecil ini justru menjadi persoalan besar apabila tidak ditangani dengan baik, dengan kegiatan ini semoga, kami bisa mendapatkan ilmu bagaimana membangun keluarga yang harmonis,” Terangnya.

Ketua DPC PKS Banyumanik Hari Ratmoko mengungkapkan, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan interaksi antara suami dan istri.  Di era digital seperti sekarang ini bisa menjadi bahaya terutama dalam menjaga ketahanan keluarga apabila tidak bijak dalam menggunakannya. Untuk itu, melalui pelatihan ini juga ditekankan agar keluarga bisa lebih bijak menggunakan teknologi dan lebih memberikan waktu untuk keluarga. “Sekarang fenomena banyak, suami atau istri lebih sering berinteraksi dengan handphone di banding pasangannya dan anak, padahal dalam berkeluarga, komunikasi itu penting untuk menjaga ketahanan keluarga, melalui pelatihan ini semoga interaksi antara pasangan dan anak semakin meningkat,” Terang hari.

Leave a Reply