UMKM Harus Jeli dalam Pilkada Serentak

UMKM Harus Jeli dalam Pilkada Serentak

Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Junaidi Auly mengatakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus jeli melihat peluang dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2018.

“Pilkada serentak akan dilakukan di beberapa daerah seluruh Indonesia, secara aspek ekonomis tentu ini potensi yang sangat menjanjikan untuk pelaku UMKM seperti produk kaos, spanduk, stiker, dll yang banyak diminati pada musim pilkada tahun ini,” kata Junaidi dalam agenda Sosialisasi Perkembangan dan Peranan Bank Indonesia dalam pemberdayaan UMKM dengan Bank Indonesia di Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat, Lampung, Senin (26/2/2018).

Sebanyak 171 daerah seluruh Indonesia akan melakukan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018 ini.

Data Bappenas menjelaskan bahwa pada triwulan pertama dan kedua pada masa kampanye Pilpres 2014 pertumbuhan konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) seperti pembelian kuas, banner dan juga iklan TV mencapai 20%. Selain itu, pada tahun 2014 konsumsi rumah tangga juga tumbuh tinggi dan melampaui pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

“Dari data di atas menunjukkan bahwa pelaku UMKM bidang tersebut harus meningkatkan kualitas, inovasi serta kreatifitas pada produk kampanye,” lanjut Junaidi.

Lebih lanjut, ia mengatakan peran BI harus terus dimaksimalkan dan berperan aktif bekerja sama dengan instansi terkait lainnya membuka wadah pelayanan semisal sentra layanan UMKM di setiap daerah sebagai pusat konsultasi dan pelayanan UMKM demi pemberdayaan UMKM secara terpadu.

“Kami berharap BI terus berperan aktif untuk pemberdayaan UMKM, karena masih banyak pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan dan peran aktif dari pemerintah agar pelaku UMKM harus terus semangat berwirausaha dan ekonomi kita terus membaik dengan diberdayakannya UMKM,” ungkap legislator PKS itu. [pks.id]

Leave a Reply